Depresi Bikin Pasangan Tak Mau Bercinta?

Depresi Bikin Pasangan Tak Mau Bercinta?

2215
Pasutri Ogah-ogahan Bercinta? Mungkin Ini Sebabnya
Pasutri Ogah-ogahan Bercinta? Mungkin Ini Sebabnya

blog.eriknerum.com -Depresi bisa dialami siapapun. Yang paling disayangkan, keadaan ini dapat memberikan dampak negatif kepada pasangan, terutama terkait dengan aktivitas intim mereka di atas ranjang. Seorang pakar seks terkemuka asal New York, Ian Kerner pun mengutip tulisan terapis seks bernama Dr Stephanie Buehler dalam salah satu bukunya, ‘Sex, Love, and Mental Illness’. Katanya, salah satu gejala depresi adalah anhedonia, hilangnya kesenangan pada hal-hal yang sebelumnya disukai. Salah satu aktivitas yang dimaksud tentunya adalah seks. Apalagi ketika seseorang merasakan depresi, pasangan yang sebenarnya tidak mengalami hal yang sama juga jadi rentan depresi. Lalu bagaimana cara untuk menanggulanginya? Simak tips yang diberikan Dr. Kerner seperti dikutip dari CNN, Selasa (1/4/2014) berikut ini.

  1. Cari bantuan ahli Bila depresinya belum parah atau masih ringan, pasien masih bisa diberi terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini terfokus pada upaya untuk menghilangkan pikiran dan perilaku negatif serta menggantikannya dengan hal-hal berbau positif.
  2. Ganti obat Jika Anda merasakan efek samping parah dari antidepresan yang dikonsumsi, bicarakan kepada dokter dan mintalah gantinya. Misal dengan obat yang punya efek samping terhadap kemampuan seks yang rendah (seperti Bupropion) atau dapat membantu meningkatkan hasrat seksual.
  3. Puasa bercinta Jangan memaksakan diri untuk berhubungan seksual dengan suami/istri. Lakukan aktivitas intim lainnya saja seperti berpegangan tangan, berpelukan atau bercumbu demi mempertahankan koneksi antarpasangan.
  4. Lakukan saja Kalau Anda sudah siap melakukannya, jangan tunda-tunda lagi. Bisa dengan pasangan atau sendiri saja. Kadang ketika depresi menyerang, sedikit melakukan aktivitas seksual saja sudah cukup membantu menenangkan. Lagipula para pakar sepakat bila seseorang merasakan orgasme, aktivitas ini akan meningkatkan kadar serotonin, endorfin serta opioid yang kerap dikatakan sebagai ‘sumber kebahagiaan’ dalam otak. Seks juga membuat rileks dan menambah kepercayaan diri.
  5. Komunikasi Konon orang yang depresi sering merasa sendiri dan terisolasi sehingga susah berkomunikasi. Itulah mengapa penting untuk membicarakan efek samping depresi yang dialami dengan pasangan dan juga kepada dokter. Menurut Sara Benincasa, penulis buku ‘Agorafabulous!: Dispatches from My Bedroom’, seks merupakan alat komunikasi yang dapat dimanfaatkan pasangan untuk tetap terhubung, baik dalam suka maupun duka.

 

banner-iklan

 

Sumber

Masukan Komentar Anda

Komentar

SHARE
Previous articleKroket Ayam Mie
Next articleTelur Balado Hijau